Hidden Chance

Tingkat kebutuhan kita terhadap sebuah nasehat, seringkali berbanding terbalik dengan suka cita kala ia terucap. -Salim A.Fillah

  Mengapa kita marah saat orang memberi kritik? Biasanya karena kritik itu benar/tepat sasaran, atau mungkin kritik itu membatalkan persepsi kita terhadap diri sendiri, yang kembali mungkin benar, tapi tak apa, itu berarti subjek pemberi kritik melihat potensi yang lebih baik dari kita.
Tak perlu pula melihat subjek pemberi kritik, saya pikir bukan pangkat atau umur yang menjadikan kritik itu benar , tapi kejujuran.
Pengalaman saya kritik itu lebih jujur dibanding pujian,
Tidak ada kewajiban untuk “selalu” benar dan menjadi sempurna.
Its OK, to get angry at first, but then we realized its worth it and stay cool with it, because it is a “beautiful hidden chance” from God to make yourself better than ever.

Sedikit dari bapak-bapak terkenal yang suka ngomong super.
”Marahlah sebentar, bahagialah selamanya, dan mencintailah sepanjang hidup.”

(jiwa913.com)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s