Hilang kemana si Iman?

Teringat masa kecil, masih polos, simple-minded tapi straight-minded alias keukeuh. Selalu keringat dingin kalau sudah masuk pelajaran Agama, karena takut disuruh baca Al-Quran >>> tidak sefasih teman yang lain. Ok…that’s another story.

  Pagi tadi kami baca Al-Quran dan ada ayat yang membangkit aroma nostalgia dunia peranak-kecilan. Dulu kala, ada pelajaran mengenai mengenal Malaikat atau percaya pada Malaikat. Setelah pelajaran itu banyak yang jadi khawatir atau hati-hati bertindak atau berucap, karena selalu muncul goda-goda teman yang lain : “Awas lho dicatet malaikat Atid.”, pikiran sederhana karena imannya terhadap Malaikat Raqib dan Atid.

Lain dulu lain sekarang. Dulu sifatnya temporer dan spontan, wajarlah karena masih anak bawang.

Hmm..jadi berpikir keras (tangan dikepal menahan dagu, dahi mengkerut, alis sedikit bengkok, pandangan sedikit miring 45 derajat) .

Hilang kemana iman itu sekarang ? Apakah terlalu penat dengan logika yang tak ada dulu kala?

“Ingatlah ketika dua malaikat mencatat (perbuatan), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada suatu kata yang diucapkan melainkan di sisinya selalu ada Malaikat pengawas yang selalu siap.”
(Qaf : 17-18)

Nama-malaikat-yang-perlu-diingati-www.hafizamri

Masih ingat mereka ?

Advertisements

4 thoughts on “Hilang kemana si Iman?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s