Tuhan, Maaf Kami sedang Sibuk

muhasabah_islam

Tuhan, Maaf Kami sedang Sibuk.”

Buku karya Ahmad Rifa’i Rif’an, yang hanya kami lihat muka, tanpa sempat lihat isinya. Cukup judulnya.
Ya, cukup judulnya, membuat kami berpikir dalam.

Hal yang membuat kami berpikir dalam adalah, mungkin, kalau lisan kami dijadikan jujur tanpa cela,.
Apakah itu sebenarnya ada di benak kami saat panggilan-Mu berkumandang,
kami menunda shalat. karena tugas yang menanti, atau hanya obrolan kurang isi.
Apakah itu yang sebenarnya ada dibalik alasan saat kami menunda membaca ayat-Mu. karena lelah aktivitas sehari,
sibuk sana, sibuk sini yang katanya Mengejar Mimpi.
Apakah ibadah hanya selingan? selingan dari kudapan pagi, siang, malam.
Apakah itu yang sebenarnya yang akan kami katakan, bila tanya muncul, Dunia-mu saja atau Akhirat-KU juga
yang sedang kau cari ?
Dimana posisi Tuhan, bila dibandingkan dengan Laptopmu, Handphonemu, Pekerjaanmu, Organisasimu, Tugas-tugasmu?

 “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”.
(Q.S. Adz-Dzaariyaat 51:56)
” Katakanlah (Muhammad) :”Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”
(Q.S. Al An’am 6:162)

Tidak banyak kata lagi.
Apakah memang benar, kita sanggup berkata.

“Not Now GOD, I‘m BUSY.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s