Level 99

Bukan ingin berbicara tentang game, bacalah dulu.
Kau tahu sebagai gamer (setidaknya dulu), saya sangat suka game RPG (Role Playing Game). Game yang memperkenankan kita untuk memiliki peran yang lebih kompleks dalam game, bukan sekedar tonjok2an, bukan sekedar balapan, bukan sekedar menghindar monster jamur, bukan sekedar menembak perampok bank. Game RPG sedikit banyak, kita hidup sebagai persona/karakter game, dengan plot cerita yang lebih kompleks, terkadang memiliki standar moral yang jelas dan ditandai dengan banyak dialog (umumnya). A game that has life on it, I like to put it that way. Jadi kita bermain , menjadi lebih meaning, walaupun itu hanya mengenai kita menyelamatkan dunia.

Bukan ingin berbicara tentang game, bacalah dulu, sedikit lagi.
dalam RPG, selalu (hampir) ada level karakter. Semakin tinggi level karakter, kompetensinya makin tinggi. Level ada batasnya, ada yang hingga lv 99, atau hanya hingga lv 20. Satu hal pasti, bila kita sudah mendekati/mencapai level maksimal, itu tandanya, mendekati akhir permainan, akhir cerita.
Kami, tidak berkenan, dengan game dengan level maksimumnya rendah, itu artinya ceritanya relatif pendek, Selalu berpikir andai tidak ada level maksimum, tidak akan mudah bagi kami kehilangan semangat, karena sudah akhir cerita.

Bukan ingin bercerita tentang game. bacalah dulu, sedikit lagi.
Level. Bagaimana dengan kita
Adakah standar resmi level manusia?
Batas maksimum apa, tingkat manusia, bila ada?
Usia? pendidikan formal? tingkat ekonomi?Jenis kelamin?
Untung saja, bukan.

Mungkin yang paling jelas tertulis dalam kitab suci, adalah tingkat keimanan kita, tapi itupun Tuhan yang tahu.

Tapi,
berhenti belajar,
kebiasaan
yang sering muncul setelah keluar dari studi formal.


cepat puas diri,
kebiasaan
yang sering muncul ketika sudah banyak pujian, dan mencapai target.

Ataupun mental block,
seperti
“Gua emang kaya begini, udah bawaan lahir.”  ; “Ya laki-laki emang begini, bla..bla… “
” Gua ga mungkin bisa, ga pantes juga.”   ; “ udah terlambat, udah nanggung begini…”
and the list still go on, and on…

mungkin itu yang membuat level kita tidak naik, dan menjadi batas maksimum.
Dan itu artinya.
Akhir dari cerita.

Semoga hidup kita tidak cepat berakhir ya, ceritanya.
Masih seru, bukan?
So..
Whats your next big step
?

Riang Gembira – Pendopo Unpad, Dipatiukur. 9 April 2013

Advertisements